LATEST ARTICLES

Sore itu saya dan teman - teman memilih tempat di lantai dua, suguhan pemandangan persimpangan kota terhampar. Beef black paper steak Saya memesan beef blackpaper steak, rasa bumbu berpadu mantap dengan potongan daging gurih dan lembut. Chiken crispy steak Suasana santai dalam keakraban sangat terasa di tempat ini, saya dan teman - teman duduk di sebuah meja dengan bangku kayu panjang, sambil menikmati...
Membaca kata Gaster, langsung saya teringat istilah kedokteran berbahasa Yunani, yang berarti "Lambung". Kata Gaster tidaklah asing bagi saya, yang seorang dokter. Sehingga, secara naluriah saya menduga makna nama cafe ini adalah isilah lambung Anda dengan makanan dan minuman yang mereka sediakan. Saat melewati jalan Ratu Saifiatudin, Banda Aceh, tak sengaja saya melihat cafe ini. Sebenarnya saya tidak berniat untuk...
  Dapoe Indatu Bintaro merupakan rumah makan yang menawarkan aneka kuliner Aceh menjadi andalan restoran ini. Konsep tempat yang nyaman di dukung dengan sajian menu lezat membuat banyak orang berkunjung ke tempat ini. Tak hanya orang Aceh yang merantau tetapi yang bukan berasal dari Acehpun senang ke tempat ini. Di Dapoe Indatu Bintaro anda dapat menikmati kopi saring khas Aceh dan aneka...
Sudah menjadi kebiasaan kami untuk berkunjung ke berbagai restoran bersama keluarga, selain untuk makan juga untuk menikmati waktu santai bersama. Kali ini kami mengunjungi Uncle K. Sebuah restourant yang terletak di Suzuya Mall Banda Aceh. Ada berbagai macam menu ditawarkan di tempat ini. Kami memesan Pineaple Fried Rice. Mie Pangsit Ayam Madu dan Roti Boom Ice Cream, serta jus segar sebagai...
Setiba di gelanggang pertunjukan buaya, kami segera memilih tempat duduk. Pertunjukan belum dimulai, kami duduk pada posisi agak di tengah, cukup strategis untuk menonton atraksi menantang maut pawang buaya. Lima belas menit kami di sana, belum ada tanda-tanda dimulainya pertunjukan. Cuaca siang itu kian panas, untung saja sepoi angin di alam terbuka seperti ini, membuat kita sesekali merasakan hawa sejuk. Tak...
Ketika berada di Melaka, wajib rasanya kita menikmati semangkuk cendol durian pada gerai yang berada di sekitaran Red Square. Khususnya yang terletak tak jauh dari kincir angin, dan berada di pinggir sungai. Lokasi cendol durian ini sangat strategis, betul-betul di pusat keramaian Dutch Square. Terlebih, bila mendapati meja di pinggir bantaran sungai, kita dapat menikmati keindahan sungai Melaka, apalagi pada...
Atraksi lainnya yang wajib kita jajal saat berkunjung ke Melaka adalah menaiki Menara Taming Sari. Menara setinggi 110 meter ini dibuka untuk umum pada 18 April 2008. Kita dapat menaiki menara ini dalam sebuah kabin yang berputar 360 derajat. Kabin bundar ini memuat 66 orang sekali angkut, yang akan perlahan-lahan naik sambil berputar sampai pada ketinggian 80 meter. Dari ketinggian ini,...
Hai sobat semuanya... Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi cerita tentang makan siang saya bersama keluarga di rumah makan *Awak Baroe* di seputaran Lamnyong Banda Aceh beberapa waktu lalu. Makan siang saat itu begitu istimewa karena ditemani oleh ibunda tercinta dan kakanda @razack-pulo yang biasa kami panggil *bang Dak*. Saat itu Bang Dak berkunjung ke Banda Aceh karena ada...
Ini kali kedua saya mengunjungi Asam Pedas JR yang berada di Mahkota Square, tepatnya di seberang Menara Taming Sari. Pada tahun 2014, saya menikmati makan malam nikmat di tempat ini. Pengunjungnya selalu ramai, dan kadangkala, menunya cepat habis sanking banyaknya traveler yang singgah di restoran terbuka dalam komplek penjualan oleh-oleh Melaka ini. Saat itu, begitu tiba dari Kuala Lumpur, sebelum kami...
Red Square, kawasan gedung merah yang juga dikenal dengan Dutch Square merupakan pusat berkumpulnya turis yang berkunjung ke Melaka. Tempat ini seperti alun-alun, yang menjadi titik temu atas berbagai destinasi wisata yang terdapat di kota Melaka. Banyak objek wisata yang saling berdekatan dengan kawasan ini: sejumlah museum, Jonker Street, Menara Taming Sari, Tour Melaka River, dan berbagai situs sejarah lainnya....